Postingan

Menampilkan postingan dengan label stres

Mengenal Attention Defect Hyperactivity Disorder pada Anak

Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah sebuah kelainan psikis yang paling banyak terjadi pada anak-anak. Gejalanya meliputi tidak mampu memperhatikan (atau tidak bisa tetap fokus pada suatu hal), hiperaktivitas (reaksi berlebihan yang kurang pas dengan aksi yang diberikan) dan impulsifitas (bertingkah spontan tanpa sempat berpikir). Kelainan ini menjangkiti 5% anak dan 2,5% remaja di seluruh dunia dengan risiko anak laki-laki menderita ADHD lebih besar daripada wanita. Penyebab ADHD sangatlah kompleks dan dipengaruhi banyak faktor. Stres pada ibu hamil diketahui menimbulkan dampak negatif pada janin seperti keguguran spontan, malformasi organ dan kelahiran prematur, dan juga mempengaruhi kemampuan intelegensia umum dan bahasa dari anak yang dilahirkan. Stres pada ibu hamil memicu Hypothalamic-Pituitary Adrenal (HPA) melepaskan kortisol. Dalam keadaan stres berat, jumlah kortisol semakin banyak dan mampu menembus plasenta bayi. Kortisol kemudian menganggu perkembangan ...